Balikpapan Gerak Cepat, Sapu Bersih Baliho Semrawut Usai Sentilan Presiden Prabowo

Ekonomi

Usai mendapat sentilan dari Presiden Prabowo Subianto terkait tata kota yang semrawut, Pemerintah Kota Balikpapan langsung merespons dengan langkah tegas. Dalam rapat koordinasi mendadak, Wali Kota Balikpapan menginstruksikan seluruh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinas terkait untuk segera menertibkan pemasangan baliho, spanduk, dan reklame liar yang mengganggu estetika serta ketertiban umum.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga citra kota sekaligus menindaklanjuti arahan langsung dari Presiden. “Kami tidak ingin Balikpapan dicap sebagai kota yang tidak tertib. Penertiban ini bukan hanya soal keindahan, tapi juga keselamatan dan kenyamanan warga,” tegas Kepala Satpol PP Balikpapan.

Operasi penertiban dimulai dari kawasan strategis seperti jalan protokol, pusat perdagangan, hingga area permukiman padat. Tim gabungan telah menurunkan puluhan baliho ilegal yang dipasang tanpa izin, termasuk yang menutupi rambu lalu lintas atau mempersempit trotoar. Warga pun menyambut positif langkah ini, karena selama ini banyak reklame liar dianggap mengganggu pandangan dan merusak tata kota.

Pemkot juga mengimbau pelaku usaha dan organisasi masyarakat agar mematuhi aturan pemasangan media luar ruang. Sanksi administratif hingga denda siap diberlakukan bagi pelanggar. Langkah Balikpapan ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kota tetap rapi, aman, dan nyaman bagi semua.

Untuk informasi lebih lanjut seputar inisiatif publik dan gaya hidup urban, kunjungi Joker11.